Vika Vilanti: vikadventure

Showing posts with label vikadventure. Show all posts
Showing posts with label vikadventure. Show all posts

Friday, 26 February 2016

Ala - Ala Model di Candi Ratu Boko
February 26, 20160 Comments


Assalammu'alaikum...

TGIF! Bentar lagi weekend, padahal sih pengangguran, tiap hari mah juga libur. :D By the way, semalem saya susah banget buat tidur, karena harus ngerampungin drop down menu di blog ini. Alhasil tetep nggak jadi karena emang bukan bidang saya. Uda coba otak - atik mbah Google tetap aja gagal. Finally, I'm give up! *hands up*

Siang ini nyoba lagi, siapa tahu keberuntungan ada di pihak saya kali ini. Ternyata, sama aja! #LOL

Akhirnya, saya coba buka hard disk yang always selalu nancep sama komputer. Buka folder satu, tutup folder nya. Buka folder kosong, hapus folder nya, dan akhirnya stop di salah satu folder lama, kurang lebih dua tahun yang lalu ketika saya masih di semester akhir studi saya. Folder ini berisi foto - foto ala pemotretan, lebih tepatnya sih dibilang sok - sok kan jadi model. :D

Hari itu, kami ber enam, dua laki - laki dan empat perempuan. Ada Habib dan Mas Hendra yang jadi fotografer (karena yang punya kamera mereka, haha) dan ada saya, Ely, Memi dan Mbak ... (lupa namanya, yang jelas temannya Mas Hendra). Post kali ini saya akan posting beberapa foto untuk mengenang kembali moment sebagai model #dadakan. :D

So, Enjoy it! ^^





















Read more

Saturday, 2 January 2016

Kaliurang Festival of Lights
January 02, 20160 Comments


Jum'at (25.12.2015) bertepatan dengan tanggal merah karena natal. Sejak beberapa hari yang lalu, aku dan suami sudah janjian buat jalan-jalan, dan tujuan kami kali ini adalah Gardu Pandang Merapi di Kaliurang, yaitu daerah kaki gunung merapi. Sebenarnya ini bukan kali pertama aku dan suami ke lokasi tujuan kami kali ini, tapi karena sedang berlangsung event Festival of Lights lah alasan kami kembali kesini.

Kami berangkat dari rumah tepat ba'da ashar, sampai di atas lebih kurang jam empat sore. Perjalanan dari kota dengan menggunakan motor sekitar 30 - 40 menit menggunakan motor dengan arus jalan yang tidak padat. Karena belum memiliki mobil pribadi kami lebih memilih menggunakan kendaraan roda dua untuk menghindari lalu lintas yang padat. Yogyakarta sekarang lebih macet dibandingkan tahun 2009 silam, saat pertama kali aku ke Jogja, ditambah dengan holiday season makin parah lah lalu lintas di Jogja.

Sampai di atas pengunjung sudah mulai banyak, tapi belum semua diperbolehkan masuk. Oh iya, biaya masuk di event ini sebesar Rp.20.000,- per orang (baik anak-anak ataupun dewasa). Sebelumnya, untuk masuk wilayah Kaliurang, pengunjung akan dimintai uang restribusi, tergantung kendaraan dan banyak nya orang. Karena aku dan suami hanya bermotor, kami cukup membayar Rp.7.000,- saja.

Langsung aja ya liat foto-foto nya. BTW, aku disini sebagai model dadakan dan suami sebagai photgrafer dadakan. Check it out!

















Sebenernya sih gaes, foto-foto itu bakal aku masukin ke video, tapi karena masih newbie banget yang sama namanya edit-edit video ya seadanya dulu deh :D


Thanks for read and watching.

Read more

Sunday, 29 November 2015

Amaryllis! Kebun Bunga Tahunan, Pesona Puspa Pathuk
November 29, 2015 2 Comments


Yogyakarta emang nggak ada habisnya menjadi destinasi wisata bagi turis lokal ataupun turis mancanegara. Akhir-akhir ini ada destinasi wisata baru di Jogja, tepatnya di Jalan Jogja-Wonosari, Dusun Ngasem Ayu, Desa Salam, Pathuk, Gunung Kidul. Alamat nya aku dapat dari broadcast teman di group chatting. Lokasi nya tepat di pinggir jalan, kendaraan yang melintas pasti bisa melihat sepintas kebun bunga ini. Agar lebih menikmati, mereka bahkan sengaja berhenti untuk sekedar selfie.

Lili Jawa atau Amaryllis atau Brambang Pocot (orang sekitar menyebutnya) ini mekar sekali setahun pada awal musim penghujan, begitu yang aku dengar dari Bapak yang berbicara lewat speaker saat aku berkunjung ke lokasi Minggu (29/11) pagi tadi. Dari penjelasan tambahan, beliau juga memberikan informasi kalau bunga ini mekar selama kurang lebih 15 hari, dan hari ini (minggu) adalah hari ke-10. Jadi masih ada sekitar 5 hari lagi untuk menikmati bunga indah ini. Walaupun di artikel lain banyak yang mengabarkan bunga ini mekar selama 3 minggu, sebelum akhirnya layu.

Banyaknya foto selfie atau groufie yang menyebar luas di social media, membuat taman bunga tahunan ini segera menjadi viral di dunia maya. Warga Jogja khususnya tidak perlu jauh-jauh ke Taman Bunga Keukonhof yang berlokasi di Belanda atau Gardens by The Bay di Singapura. Sisa hari mekar nya bunga sebelum kelopak layu dan gugur, lokasi kebun sudah hancur karena di injak-injak oleh pengunjung yang mengabadikan moment mereka.


Bahkan masih ada yang berani groufie :(

Tiba di lokasi hingga pulang, miris ngeliat pengunjung lain yang dengan santainya berfoto ria. Baiklah ini mungkin bukan salah mereka, karena aku yakin dari beberapa hari yang lalu sebagian besar bunga sudah rusak oleh pengunjung yang datang sebelumnya. Bahkan agar bisa berfoto dengan si Amaryllis ini, aku rela cuma berdiri di tangga dan mengambil foto dengan bunga yang ditanam di dalam pot. Aneh, mungkin itu sangka pengunjung lain yang ngeliat aku fotoan dengan bunga dalam pot, nggak pa pa lah. Lebih baik tidak disamakan seperti pengunjung yang di hujat-hujat bahkan di labeli "the noraks" atau "404 brains not found". Serem T_T

Tidak ingin ikut-ikutan menghakimi mereka, tidak sama sekali, hanya ikut sedih saja. Banyaknya media yang memberitakan rusaknya lokasi kebun bunga ini membuat banyak netizen lain ikut-ikutan marah, ikut-ikutan emosi. Padahal sih, mereka belum tahu kejadian di lapangan seperti apa. Pekerjaan pemilik kebun memang penjual tanaman dan kebun tidak di desain menjadi tempat wisata, sehingga tidak ada jalan yang aman ke tengah kebun agar bunga-bunga tidak terinjak. Ini seperti apa yang aku lihat langsung ya. Nggak percaya? Ini buktinya :


Ada jalan setelah terinjak-injak

Hingga artikel ini diturunkan, wall facebook ku masih dipenuhi oleh share berita tentang Puspa Pathuk ini, yang membuat sedih lagi adalah teman-teman atau netizen lain ikut mencela atau sekedar mendo'akan do'a-do'a jelek kepada beberapa orang yang mengupload foto mereka (yang jelas-jelas menginjak dan tidak merasa bersalah sama sekali).

Oke mereka salah, anggaplah tidak berasa bermasalah, baiknya kita yang merasa normal tegurlah dengan cara baik-baik, atau sekedar mendo'akan agar mereka menyesali perbuatan nya dan meminta maaf. Tidak ikut memaki apalagi mendo'akan mati terinjak-injak (ini beneran saya nemuin komentar dari temen di facebook), Na'udzubillah... Posisikan diri, jika banyak orang yang mendo'akan yang jelek-jelek buat kita? Terus kalo ternyata do'a orang itu di ijabah Allah SWT, gimana? Mau mati ke injak-injak? Kalo aku sih nggak ya.

Kecenderungan masyarakat kita (Indonesia) ini cepet terpengaruh, gampang di propaganda, mudah percaya. Tapi sulit untuk cari tahu, malas untuk kroscek benar tidak nya berita, dan malas bertanya. Come on guys, be smart person (aku pun sedang belajar, dan akan terus belajar, insyaAllah), kalo kamu gimana?

Bonus gambar!
NOTE gambar karya sendiri, foto dari hape sendiri, kalo mau dipake izin dulu ya :D

Tanda arah masuk ke lokasi

(atas) Pengunjung yang datang, (tengah) Pemilik sedang di wawancara, (bawah) Bapak yang mengarahkan pengunjung agar tidak merusak bahkan meminta maaf karena kebun tidak sebagus di foto

Masuk Lokasi tidak dipungut biaya, hanya ada sumbangan biaya perawatan seikhlasnya

Foto Dengan Amaryllis yang Ada di Dalam Pot

Membuat Batasan Sendiri Agar Tidak Foto di Tengah Kebun

Bibit Siap Jual Pemilik Kebun Amaryllis

Penjual Amaryllis Pinggir Jalan


Read more

Saturday, 7 March 2015

VikAdventure - Nostalgia Gili Kondo
March 07, 20150 Comments

Salam....

Hai Readers......

Sejujurnya postingan artikel kali ini adalah rasa sebel aku pada diri sendiri yang nggak aktif cari informasi dari kemarin-kemarin tentang Community & Society Summit #CSS 2015. Acara hari ini baru aku baru tahu H-4, trus ngutak ngatik Mbah Google dan ternyata tiket sudah SOLD OUT! Huwaaaaa...... Disana kan ada Kak Christian Sugiono jadi salah satu pembicara nya. *nangis nya dilanjutin* :((
Read more

@vikavilanti